kemarin, sewaktu aku melakukan coretan pada selembar kertas, lalu benakku dipenuhi oleh pertanyaan, apakah aku kalah atau aku menang?
lalu terpikirkan lagi, apakah ini hanya masalah kalah atau menang atau ada hal lain dibalik itu semua?.. pastinya aku ingin lebih baik lagi dalam melayaniNya.. tapi manakala ada seseorang atau sesuatu yang membuat aku menjadi tidak tulus lagi & penuh dng syak wasangka, apakah ini bisa disebut pelayanan lagi?
sejujurnya sangat berat utk bisa lurus maupun tulus... ditambah lagi perbincangan hari ini dng seseorg, perbincangan yg isinya adalah sebuah rekayasa atau konspirasi besar, perbincangan yg pernyataannya bisa jadi tidak benar, perbincangan yang cukup membuat hatiku tertegun sejenak di tengah rutinitas & kemacetan kota Jakarta, yg akhirnya pada saat ini, ingin aku tuangkan dalam tulisan ini.. apakah dalam suatu pelayanan harus ada keadilan? atau membiarkan keadilan menjadi hak Tuhan tanpa aq bisa melakukan sesuatu?
sungguh membingungkan kalau semua ini dibungkus dng satu rasa, satu persamaan dan satu kata, yaitu: Kekristenan.. mungkin jauh lebih baik kalau menjadi garam bukan di lautan atau menjadi terang bukan pada waktu siang hari.. sehingga tantangannya mjd semakin mudah atau memang jalan hidup ini yang Tuhan pilihkan untuk aku atau konsekuensi dari setiap keputusan yang sudah aku ambil?..
sangat berat utk memutuskan, apakah aku bisa untuk memberikan yang terbaik dan lebih sungguh lagi menampakkan Kristus yang berada di dalam aku?..
sepertinya tetap tulus & tidak perlu tahu apa2 menjadi suatu langkah awal yg bisa aku mulai pada esok hari..
aku tetap mengerjakan bagianku dan membiarkan Tuhan mengerjakan sisanya, agar hidupku ini bisa makin berarti utk banyak orang & terlebih Kristus semakin dimuliakan dalam hidupku ini...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar